PENINGKATAN PELAYANAN TRANSPORTASI ANTARMODA DI STASIUN PASAR SENEN
Main Article Content
Abstract
Pelayanan transportasi dituntut agar dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas menuntut keterpaduan yang selalu melibatkan lebih dari satu moda. Keterpaduan transportasi dapat diwujudkan melalui penyelenggaraan transportasi antarmoda yang efektif dan efisien. Stasiun kereta api sangat berperan sebagai tempat untuk berpindah moda sehingga diperlukan keterpaduan jaringan prasarana keterpaduan pelayanan dan keterpaduan fasilitas penunjang. Tujuan penelitian ini adalah menyusun konsep kebijakan untuk peningkatan pelayanan transportasi antarmoda di Stasiun pasar Senen. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Customer Satisfaction Index (CSI) dan ImportancePerformance Analysis (IPA).
Dari hasil analisis diperoleh tingkat kepuasan pengguna jasa kereta di Stasiun pasar Senen adalah sebesar 56,993 % artinya seluruh butir variabel pelayanan belum dapat memberikan kepuasan kepada pengguna jasa kereta api karena berada pada range Very Poor (X d” 64%) dan terdapat variabel pelayanan yang harus diperbaiki karena yang dianggap penting oleh pegguna jasa, tetapi kenyataannya belum sesuai, yaitu yaitu tempat parkir, toilet, fasilitas penyandang disabilitas, fasilitas kesehatan, fasilitas penanganan darurat, peralatan penyelamatan darurat dalam bahaya (kebakaran, bencana alam dan kecelakaan) dan pencegahan tindak kriminal dengan tersedia Alat Pemadam Api Ringan (APAR), petunjuk jalur evakuasi, titik kumpul evakuasi, nomor telepon darurat, ketersediaan informasi tempat duduk KA antar kota, ketersediaan fasilitas jembatan penyeberangan dan shelter di sekitar stasiun
Downloads
Article Details
Section
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawahCreative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. .
Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.Â

Jurnal Transportasi Multimoda oleh Puslitbang Transportasi Antarmoda disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada //balitbanghub.dephub.go.id/ojs/index.php/jurnalmtm.
References
Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta, 2006.
Brad Jones, et. al. Transportation Law Journal Vol. 27 (2000).
Fandy Tjiptono. Manajemen Jasa. Yogyakarta: Andi Offset, 2006.
Freddi Rangkuti. Measurring Customer Satisfaction Teknik Mengukur dan Strategi Meningkatkan Kepuasan Pelanggan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 2006.
Jones, W.B., Cassady, C.R., and Bowden, R.O. Developing a Standard Definition of Intermodal Transportation.
Final Report. NCIT, 2004.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 63/ KEP/M.PAN/7/2003 tentang Pedoman Umum Penyelenggaraan Pelayanan Publik. Jakarta, 2003.
Kementerian Perhubungan, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM. 49 Tahun 2005 tentang Sistem Transportasi Nasional (SISTRANAS). Jakarta, 2005.
Kotler, Amstrong. Prinsip-Prinsip Pemasaran. Edisi 12.
Jilid 1. Jakarta:Erlangga, 2008.
Lerbin R. Aritonang R. Kepuasan Pelanggan Pengukuran dan Penganalisisan dengan SPSS. Jakarta: PT.
Gramedia Pustaka Utama, 2005.
M. N. Nasution. Manajemen Mutu Terpadu. Jakarta: Ghalia Indonesia, 2005.
Singgih Santoso. Seri Solusi Bisnis Berbasis TI : Menggunakan SPSS dan Excel untuk Mengukur Sikap dan Kepuasan Konsumen. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo, 2005.
Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta, 2011.
Undang-Undang No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.
www.leadershipsfactors.com
————————. NCIT The National Center For Intermodal Transportation & ITI University of Denver Intermodal Transportation Institute. Transportation law Journal vol. 27. Colorado: ITI University of Denver College of Law, 2000.
————————. Departemen Pendidikan Nasional.
Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 2001.