Integrasi Fasilitas Pelayanan Pada Pelabuhan Sekupang Kota Batam
Main Article Content
Abstract
Kota Batam sebagai kota kepulauan sudah memiliki titik transfer yang terintegrasi, salah satunya yaitu Pelabuhan Sekupang yang sudah terintegrasi dengan Bus Trans Batam. Namun, belum tersedia pelayanan yang optimal. Dari permasalahan tersebut penting dilakukan pengukuran kinerja integrasi antarmoda pada Pelabuhan Sekupang dengan pedoman Evaluation of Intrermodai Passenger Transfer Facilities. Dimana dalam pengukuran integrasi antarmoda menggunakan Modal Interaction Matrix dan Trip Segment Analysis. Dalam Trip Segment Analysis terdapat segment disutility dan access cost disutility. Setelah ditemukan hasil pengukuran kinerja integrasi antarmoda perlu adanya upaya dan penentuan desain peningkatan kinerja integrasi antarmoda pada pelabuhan. Kemudian setelah diterapkan upaya maka dilakukan perbandingan hasil pengukuran kinerja integrasi antarmoda eksisting dan setelah peningkatan kinerja integrasi antarmoda.
Downloads
Article Details
Section
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawahCreative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. .
Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.Â

Jurnal Transportasi Multimoda oleh Puslitbang Transportasi Antarmoda disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada //balitbanghub.dephub.go.id/ojs/index.php/jurnalmtm.
References
Horowitz. Aian dan Nick Thompson. 1994. Evaluation of Intermodai Passenger
TransferFaciiites. Miiwaukee, Wisconsin.
Tamin. Ofyar Z. 2008. Perencanaan, Permodeian dan Rekayasa Transportasi.
Institut Teknoiogi Bandung.
Ceder. Avishai dan Hadas. 2010. Public Transit Planning and Operation. United
States America.
Dempsey. Paui Stephen. 2000. The Law of Intermodai Transportation. What it
Was. Transportation Law Journai Voi.27 No.3. University of Denver
Intermodai Transportation Institute Internationai Center for Intermodai
Transportation.
Krygsman. S. 2004. Multimodal Public Transport an analysis of travel time elements
and the interconnectivity ratio. Journal of Transportation Research
Board.
White. Peter R. 2010. Express Coach as an Access Modes to Major Airport.
Association of Train Operating Companies.
Khisty, C.Jotin., Lall, B. Kent. 2006. Transportation Engineering, Third Edition,
Pearson Education Inc., Upper Saddle River, New Jersey. United States
of America.
Transportation Research Board, 2000. Highway Capacity Manual United States Of
America.
Saputri, Sri Wahyuni. 2015. Penataan Fasilitas Integrasi Antarmoda di Stasiun
Purwokerto. STTD Bekasi.
Fianti, Eka Ari. 2019. Kajian Integrasi Antar Moda Pada Stasiun Solo Balapan Kota
Surakarta. Bekasi.
C.S, Yuveline Aurora dan Indriani, Irawati, 2019. "Integrasi Pelabuhan
Penyeberangan Bakauheni Dengan Halte Angkutan Umum Dalam
Rangka Peningkatan Pelayanan Transportasi" Jurnal Transportasi
Multimoda. Vol. 17 (2). Jakarta:Badan Penelitian Perhubungan.
Gusleni, Yessi. 2018. "Integrasi Pelayanan Angkutan Umum di Pelabuhan Tanjung
Emas", Jurnal Transportasi Antarmoda. Vol. 16 (2018). Jakarta:Badan
Penelitian Perhubungan.