PENINGKATAN PELAYANAN ANGKUTAN PENUMPANG ANTARMODA DI STASIUN BOGOR

Main Article Content

Listantari Listantari
Marlia Herwening

Abstract

Dalam penyelenggaraan transportasi antarmoda peran stasiun sangat penting, karena pada stasiun tersebut terjadi aktivitas pergantian atau alih moda merupakan titik temu antara jaringan pelayanan transportasi kereta api dengan transportasi jalan. Pelayanan angkutan penumpang antarmoda pada Stasiun Bogor bagi pengguna jasa kereta api komuter (commuter)/KRL Jabodetabek masih perlu ditingkatkan agar pelayanan penumpang antarmoda di Stasiun Bogor semakin baik sesuai keinginan pengguna jasa. Tujuan penelitian adalah merumuskan konsep rekomendasi untuk pelayanan angkutan penumpang antarmoda di Stasiun Bogor.
Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Customer Satisfaction Index (CSI). Hasil perhitungan dengan menggunakan metode CSI pada Stasiun Bogor diperoleh angka indeks 62,79% penilaian angka indeks sebesar 62,79% diinterpretasikan sangat jelek (very poor). Pelayanan angkutan penumpang transportasi antarmoda di Stasiun Bogor sudah berjalan, namun perlu perbaikan dalam aspek kemudahan memperoleh informasi lokasi naik/turun angkutan umum dan aspek kenyamanan berjalan kaki dari pintu stasiun menuju lokasi pemberhentian angkutan umum karena kinerjanya dinilai rendah oleh penumpang di Stasiun Bogor.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 2001.

Listantari. “Kajian Peningkatan Pelayanan Angkutan Penumpang Alih Moda di Stasiun Jakarta Kota.” Jurnal Transportasi Multimoda Volume 09/No.02/ Juni (2011): 115-150.

Miro, Fidel. Perencanaan Transportasi. Jakarta: Penerbit Erlangga, 2004.

Morlok, Edward K. Pengantar Teknik dan Perencanaan Transportasi (terjemahan Johan Kelanaputra Hainim). Jakarta: Penerbit Erlangga, 1984.

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM. 49 Tahun 2005 Tentang Sistem Transportasi Nasional (SISTRANAS), 2005.

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 15 Tahun 2010 tentang Cetak Biru Transportasi Antarmoda/ Multimoda Tahun 2010 – 2030.

Sugiyono. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta, 2007.

| Jurnal Penelitian Transportasi Multimoda | Volume 13/No. 02/Juni/2015 | 53 - 64 —————-, Studi Evaluasi Keterpaduan dan Desain Stasiun Kereta Api dengan Shelter Bus Rapid Transit (BRT). Jakarta, 2013

—————-, Studi Standardisasi Fasilitas dan Peralatan Pendukung Kegiatan Alih Moda Penumpang Pada Simpul Transportasi. Jakarta, 2011.

.............., Peta Rute KRL Jabodetabek. PT. KAI Commuter Jabodetabek, 2015.

//news.detik.com/read/2015/04/01/060326/2875340/10/ mulai-hari-ini-tarif-krl-pakai-hitungan-perkilometer diakses 6 april 2015

//megapolitan.kompas.com/read/2015/04/01/ 0 6 2 0 0 0 2 1 /

Mulai.Hari.Ini.Tarif.KRL.Dihitung.Berdasarkan.Jarak diakses tanggal 6 April 2015

//www.krl.co.id/BERITA-TERKINI/1-april-2015jadwal-perjalanan-krl-bertambah.html diakses tanggal 8 April 2015