PENGEMBANGAN ANGKUTAN PEMADU MODA TERMINAL DHAKSINARGA WONOSARI - BANDARA ADISUCIPTO - STASIUN TUGU
Main Article Content
Abstract
Kurangnya pelayanan angkutan umum massal sebagai penghubung antar simpul transportasi (bandara, stasiun kereta api, dan terminal) yang terdapat Kota Wonosari dengan simpul transportasi yang terdapat di Kota Yogyakarta, membuat pengguna jasa lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi atau mobil sewa dari simpul transportasi yang ada di Kota Yogyakarta menuju Kota Wonosari di Kabupaten Gunungkidul.
Tujuan penelitian adalah menyusun konsep pengembangan pelayanan angkutan pemadu moda Terminal Dhaksinarga Wonosari - Bandara Adisucipto - Stasiun Tugu dilihat dari sisi outlet pelayanan, tarif, sarana yang digunakan, dan waktu pelayanan. Analisis dilakukan dengan menghitung biaya operasional kendaraan (BOK) dan metode stated preference untuk melihat preferensi pengguna terhadap angkutan pemadu.
Pengambilan sampel dilakukan secara random sampling terhadap responden pengguna angkutan udara dan kereta api serta pegawai instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul maupun instansi vertikal dari Pemerintah Pusat yang ada di Wonosari. Berdasarkan hasil analisis diperoleh konsep pengembangan pemadu moda untuk outlet naik turun penumpang dapat dilakukan di Pasar Piyungan, Pasar Prambanan, Eks Terminal Rejowinangun dan Terminal Dhaksinarga, sedangkan jenis kendaraan yang diinginkan oleh penumpang untuk melayani adalah minibus kapasitas 11-16 orang yang dilengapi penyejuk udara dengan tarif yang ditawarkan, berada pada kisaran Rp. 35.000,00, serta waktu tempuh rata-rata 2 jam perjalanan dan waktu tunggu penumpang 1 jam kecuali waktu tunggu dari jam 05.00 wib sampai dengan jam 07.00 wib yang berkisar selama 2 jam. Hal ini karena menunggu penumpang yang datang penerbangan pagi.
Downloads
Article Details
Section
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawahCreative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. .
Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.Â

Jurnal Transportasi Multimoda oleh Puslitbang Transportasi Antarmoda disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada //balitbanghub.dephub.go.id/ojs/index.php/jurnalmtm.
References
Button, J.K. Transport Economics, 2nd Edition. United Kingdom: Cambridge University Press, 1993.
Gefrin K.R Yuniar, dkk. “Studi Potensi Jumlah Penumpang Bus Pemadu Moda Rute Malang – Bandar Udara Juanda PP”. Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil, Universitas Brawijaya, 2015.
Muhtadi, Adhi. “Modal Split Angkutan Umum Surabaya – Malang”. Neutron Vol.10, no.2 (2010): 60 – 76.
I Wayan Suweda dan Kadek Arisena Wikarma. “Analisis Tarif Bus Rapid Transit (BRT) Trans Sarbagita Berdasarkan BOK, ATP dan WT”. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Universitas Udayana Vol. 16, No. 1 (2012).
Lila Kurnia Wardani dan Ghulam Iqbal. “Kajian Penyediaan Angkutan Umum Pemadu Moda di Bandara
Abdulrachman Saleh”. Jurnal Civitas Akademik, Universitas Brawijaya (2011).
Ortuzar J.D. and Willumsen L.G. Modelling Transport.
England: John Wiley and Sons Ltd., 2001.
Pearmain D., Swanson, J., Kroes, E., and Bradley, M.
Stated Preference Techniques: A Guide to Practice 2nd Ed. London: Steer Davies Gleave and Haque Consulting Group, 1991.
Keputusan Menteri Perhubungan Nomor: KM.35 Tahun 2003 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang di Jalan dengan Kendaraan Umum, Jakarta, 2003.
Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor: KM 89 Tahun 2012 tentang Mekanisme Penetapan Tarif dan Formula Penghitungan Biaya Pokok Angkutan Penumpang dengan Mobil Bus Umum Kelas
Ekonomi, Jakarta, 2012.
Surat Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat no.
/AJ.206/DRJD/2002 tahun 2002 tentang Pedoman Teknis Penyelenggraan Angkutan Penumpang Umum Diwilayah Perkotaan Dalam Trayek Tetap dan Teratur, Jakarta, 2002.