PENGEMBANGAN FEEDER TRANSPORTASI MASSAL DI KOTA MEDAN

Main Article Content

Dwi Widiyanti

Abstract

Studi ini bertujuan untuk pengembangan konsep perencanaan sistem feeder angkutan massal di Kota Medan.
Pendekatan yang digunakan dalam studi ini adalah dengan cara riset berbagai literatur yang terkait dengan perencanaan angkutan umum perkotaan, dan observasi lapangan dilakukan di Kota Medan.
Dari hasil studi literatur yang mencakup aspek teoritis, praktis dan aplikasi dari pengembangan sistem angkutan umum perkotaan dikembangkan konsep prosedur pengembangan sistem feeder untuk angkutan massal perkotaan yang mencakup aspek perencanaan jaringan,operasional dan mekanisme implementasinya. Dari hasil observasi lapangan diperoleh gambaran bahwa Kota Medan telah memiliki konsep rencana sistem angkutan massal pada tataran makro.Berdasarkan data primer dan sekunder hasil observasi lapangan dilakukan uji coba aplikasi dari konsep prosedur yang telah dikembangkan untuk lingkup perencanaan jaringan dan operasional di Kota Medan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kota Medan baru pada tahap perencanaan strategis, dan belum secara eksplisit menyatakan akan menerapkan konsep trunk and feeder. Dari uji coba terhadap prosedur yang dikembangkan diperoleh konsep jaringan feeder untuk Kota Medan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

BAPPEDA Kota Medan. Rencana Tata Ruang Kota Medan Tahun 2010-2030. Medan: BAPPEDA Kota Medan, 2009.

Black, Alan. Urban Mass Transportation Planning. New York, USA: McGraw-Hill, INC.,1995.

Dinas Perhubungan Kota Medan. Penyusunan Tataran Transportasi Lokal (tatralok) Kota Medan. Medan: Dinas Perhubungan Kota Medan, 2008.

Dinas Perhubungan Kota Medan. Studi Sistem Angkutan Umum Massal (SAUM) Kota Medan. Medan: Dinas Perhubungan Kota Medan, 2010.

Dodson J., Mees P., Stone J., and Burke M. The Principles of Public Transport Network Planning: A review of the emerging literature with select examples.

Urban Research Program Issues Paper 15.

Australia: Griffih University, 2011.

Feder, R.C. The Effect of Bus Stop Spacing and Location on Travel Time. Pittsburgh: Transportation Research Institute, 1973.

Institute for Transport Development & Policy (ITDP). Bus Rapid Transit Planning Guide. New York: ITDP, 2007.

Kementerian Perhubungan. 2002. SK.687/AJ.206/DRJD/ 2002.

Kementerian Perhubungan RI. 2008. Master Plan Jaringan Transportasi.

Kementerian Perhubungan. 2009. UU No.22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan.

Kementerian Perhubungan RI. Pedoman Teknis Penyelenggaraan Angkutan Penumpang Umum Di Wilayah Perkotaan Dalam Trayek Tetap Dan Teratur.Jakarta: Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.