Pemetaan Data Pelayanan Transportasi Antarmoda Dalam Mendukung Sistem Informasi Kawasan Destinasi Wisata di Lampung
Main Article Content
Abstract
Pariwisata di Provinsi Lampung semakin tumbuh dengan menyuguhkan kian banyak obyek wisata andalan dan unggulan. Transportasi merupakan bagian penting dalam dunia pariwisata dan merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi berkembangnya pariwisata. Guna meningkatkan pelayanan transportasi dalam hal ini adalah transportasi antarmoda dalam mendukung pariwisata di Provinsi Lampung maka perlu didukung data dan sistem informasi kawasan destinasi wisata yang terkait dengan pelayanan transportasi antarmoda. Tujuan penelitian ini adalah untuk memetakan kebutuhan data dan informasi untuk meningkatkan pelayanan transportasi antarmoda serta dalam rangka mendukung sistem informasi kawasan destinasi wisata di Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data sekunder dan primer serta analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan transportasi terhadap destinasi wisata di Lampung masih belum optimal, dimana belum seluruh destinasi wisata terlayani oleh transportasi umum. Adapun sistem informasi pariwisata di Lampung belum terintegrasi dengan informasi layanan transportasi, sehingga menyebabkan sistem informasi ini belum dapat memenuhi kebutuhan pengguna infomasi yang akan menuju wilayah destinasi wisata, seperti informasi waktu perjalanan, alternatife moda, perkiraan biaya transportasi, dan alternatif rute sehingga perlu dikembangkan sistem informasi pariwisata terintegrasi dengan transportasi.
Downloads
Article Details
Section
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawahCreative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. .
Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.Â

Jurnal Transportasi Multimoda oleh Puslitbang Transportasi Antarmoda disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada //balitbanghub.dephub.go.id/ojs/index.php/jurnalmtm.
References
Pemerintah Indonesia. 2011. Peraturan Pemerintah No.50 Tahun 2011 Tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional. Jakarta: Sekretariat Negara.
Pemerintah Indonesia. 2005. Peraturan Menteri Perhubungan KM 49 Tahun 2005 tentang Sistem Transportasi Nasional. Jakarta: Menteri Perhubungan.
Pemerintah Indonesia. 2010. Cetak Biru Transportasi Antarmoda/Multimoda Tahun 2010 – 2030.Jakarta: Menteri Perhubungan.
Pemerintah Daerah Provinsi Lampung. 2015. Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (RIPPARDA) Provinsi Lampung 2010-2025. Provinsi Lampung: Gubernur Lampung.
Bong, Soeseno et al. 2019. Manajemen Risiko, Krisis, & Bencana untuk Industi Pariwisata Yang Berkelanjutan, Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta: Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.
Gunn, C. A., Var, T. 2002. Tourism Planning – Fourth Edition. UK: Routledge.
Listantari dan Marlia Herwening, Peningkatan Pelayanan Angkutan Penumpang Antarmoda di Stasiun Bogor. Jurnal Transportasi Multimoda Volume 12, No.02, Juni 2015: 53 - 64.
Miro, Fidel, 2004. Perencanaan Transportasi, Penerbit Erlangga, Jakarta: Penerbit Erlangga.
Morlok, Edward K.1984. Pengantar Teknik dan Perencanaan Transportasi (terjemahan Johan Kelanaputra Hainim). Penerbit Erlangga, Jakarta: Penerbit Erlangga.
Handinidevi Medhira. 2013. Pecahkan Masalah Transportasi dengan Sistem Informasi Terintegrasi di https://www.itb.ac.id/news/read/3863/home/pecahkan-masalah-transportasi-dengan-sistem-informasi-terintegrasi [diakses 2018 Juni].
Ma’aruf, priyanto sigit. 2017. Integrasi Sistem Informasi Transportasi Untuk Meningkatkan Aksesibilitas Destinasi Wisata Di Kota Sabang di https:// //jurnal.unismabekasi.ac.id/index.php/sinergi/article/view/1374/1236 [diakes 2018 Juni].
…………, 2013. Studi Penyusunan Pedoman Penilaian Tingkat Keterpaduan Transportasi Antarmoda.