PERHITUNGAN BIAYA ANGKUTAN PENYEBERANGAN LINTAS TARAKAN-TOLI TOLI

Main Article Content

Abstract

ABSTRACT

Tarakan City has a ferry port namely Juata Laut Tarakan connecting Tarakan-Toli Toli. The port started to operate sinceFebruary 26, 2010. This aim of this study is to evaluate the costs calculations in accordance to user's ability and willingness towards service providers, as well as to determine the cost of ferry transport for policy recommendation to the government. Cost calculation analysis incured by passangers is vessel operating expenses and ATP and WTP calculation. Based on the analyses, the applicable rate is in accordance with the ability of service users, as well as the ability (purchasing power) of the revenue and cost of public transport is still high, but the service provider does not make any profit. Having noted to the purchasing power of ferry service user, then the applicable rate should be reviewed to consider the rate increase, as well as subsidies can be gradually reduced in order to improve the trajectory towards commercial.

ABSTRAK

Kota Tarakan memiliki pelabuhan penyeberangan yaitu Pelabuhan Juata Laut menghubungkan Tarakan-Toli Toli yang mulai beroperasi pada 26 Februari 2010. Lintasan ini dilayani KMP Julung-Julung yang dioperasikan oleh PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi biaya sesuai dengan kemampuan pengguna jasa dan keinginan penyedia jasa, serta sebagai bahan masukan kepada pemerintah dalam menentukan kebijakan biaya angkutan penyeberangan. Analisis perhitungan biaya yang dikeluarkan oleh penumpang adalah perhitungan biaya operasional kapal serta perhitungan ATP dan WTP. Berdasarkan hasil analisis, tarif yang berlaku sudah sesuai dengan kemampuan pengguna jasa, serta kemampuan (daya beli) masyarakat terhadap pendapatan dan biaya transportasi masih tinggi, namun penyedia jasa tidak mendapatkan keuntungan. Setelah memperhatikan kemampuan daya beli pengguna jasa penyeberangan, maka tarif yang berlaku perlu ditinjau kembali untuk dipertimbangkan kenaikan tarif, sekaligus subsidi secara bertahap dapat dikurangi dalam upaya peningkatan kearah lintasan komersil.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Jinca, M. Y. Dr. Ing., MSTr. (2001). Eksistensi Transportasi Laut Pelayaran Rakyat. Bali: Jurnal, FSTPT, Universitas Udayana.

Morlock, Edward K. 2005. Pengantar Teknik dan Perencanaan Transportasi. Jakarta: Erlangga.

Siregar, Muchtarudin. 1990. Ekonomi dan Manajemen Pengangkutan. Jakarta: FEUI.

Nasution, M. Nur. (2003). Manajemen Transportasi. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Salim, Abbas. (1993). Manajemen Transportasi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Tamin, Ofyar Z, et all. 1999. Evaluasi Tarif Angkutan Umum dan Analisis Ability To Pay (ATP) dan Willingnes To Pay (WTP). Bandung: Jurnal Transportasi Vol. 1 No. 2, ITB.

Pemerintah Republik Indonesia. 2012. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor: PM. 19 tentang Tarif Angkutan Penyeberangan Lintas Antar Provinsi.

Pemerintah Republik Indonesia. 2003. Keputusan Menteri Perhubungan Nomor: KM. 58 tentang Mekanisme Penetapan dan Formulasi Perhitungan Tarif Angkutan Penyeberangan.

Pemerintah Republik Indonesia, 2001, Keputusan Menteri Perhubungan Nomor: KM. 32 tentang Penyelenggaraan Angkutan Penyeberangan.

Pemerintah Republik Indonesia. 2009. Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor: SK. 799 tentang Perhitungan Tarif Amgkutan Penyeberangan Lintas Tarakan-Toli Toli.