Peran Locus of Control dan Sikap Pro Risiko terhadap Perilaku Mengemudi Berisiko
Main Article Content
Abstract
ABSTRACT
The Locus of Control’s Role and Pro Risk Attitude in Risky Driving Behavior: This study aims to determine whether the role of locus of control and pro-risk attitudes towards risky driving behavior. Using accidental sampling, this study involved 88 participants who were car drivers and motorcycle riders, and were male aged 18-25 years. The results of multiple linear regression analysis showed that the Traffic-Locus of Control scores of self dimensions and pro-risk attitudes together explain 35.2% variance of risky driving behavior. This finding indicates that road users who have a high LoC self and a positive attitude towards risky driving behavior will show a higher tendency to engage in risky driving behavior. The results of this study can be an education for road users to consider the safety of themselves and others in order to minimize the occurrence of accidents.
Keywords: Locus of control; pro-risk attitudes; risky driving behavior.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peran locus of control dan sikap pro risiko terhadap perilaku mengemudi berisiko. Menggunakan accidental sampling, penelitian ini melibatkan 88 partisipan pengemudi mobil dan pengendara sepeda motor, dan berjenis kelamin laki-laki berusia 18-25 tahun.. Hasil analisis regresi linier majemuk menunjukkan bahwa skor Traffic-Locus of Control dimensi self dan sikap pro risiko secara bersama-sama mampu menjelaskan 35,2% varians dari perilaku mengemudi berisiko. Temuan ini menandakan bahwa pengguna jalan yang memiliki LoC self tinggi dan sikap positif terhadap perilaku mengemudi berisiko akan menunjukkan kecenderungan yang lebih tinggi dalam menampilkan perilaku mengemudi berisiko. Hasil penelitian ini bisa menjadi salah satu edukasi bagi para pengguna jalan untuk lebih mempertimbangkan keselamatan diri sendiri dan orang lain agar dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan.
Kata Kunci: Locus of control; perilaku mengemudi berisiko; sikap pro risikoDownloads
Article Details
Section
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
Â
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis dapat memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
Â

Jurnal Penelitian Transportasi Darat oleh Sekretariat Jurnal Penelitian Transportasi Darat Puslitbang Transportasi Jalan dan Perkeretaapian disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada //balitbanghub.dephub.go.id/ojs/index.php/jurnaldarat/index.
References
Bagaskara, S. (2017). Perbandingan Perilaku Mengemudi Berisiko antara Pengemudi Mobil dan Pengendara Sepeda Motor dan Kaitannya Dengan Faktor-Faktor Kepribadian. Jurnal Transportasi, 17(2), 79–88.
Booth, A. L., & Nolen, P. (2012). Gender Differences in Risk Behaviour: Does Nurture Matter? The Economic Journal, 122(558), F56–F78. https://doi.org/10.1111/j.1468-0297.2011.02480.x
Carpentier, A., Brijs, K., Declercq, K., Brijs, T., Daniels, S., & Wets, G. (2014). The effect of family climate on risky driving of young novices: The moderating role of attitude and locus of control. Accident Analysis & Prevention, 73, 53–64. https://doi.org/10.1016/j.aap.2014.08.005
Chen, C. F. (2009). Personality, safety attitudes and risky driving behaviors-Evidence from young Taiwanese motorcyclists. Accident Analysis and Prevention, 41(5), 963–968. https://doi.org/10.1016/j.aap.2009.05.013
Iversen, H. (2004). Risk-taking attitudes and risky driving behaviour. Transportation Research Part F: Traffic Psychology and Behaviour, 7(3), 135–150. https://doi.org/10.1016/j.trf.2003.11.003
Iversen, H., & Rundmo, T. (2004). Attitudes towards traffic safety, driving behaviour and accident involvement among the Norwegian public. Ergonomics, 47(5), 555–572. https://doi.org/10.1080/00140130410001658709
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2017). Rata-rata Tiga Orang Meninggal Setiap Jam Akibat Kecelakaan Jalan. Diambil 12 Desember 2020, dari https://kominfo.go.id/index.php/content/detail/10368/rata-rata-tiga-orang-meninggal-setiap-jam-akibat-kecelakaan-jalan/0/artikel_gpr
Killgore, W. D. S., Grugle, N. L., Killgore, D. B., & Balkin, T. J. (2010). Sex Differences in Self-Reported Risk-Taking Propensity on the Evaluation of Risks Scale. Psychological Reports, 106(3), 693–700. https://doi.org/10.2466/pr0.106.3.693-700
Lefcourt, H. M., Gronnerud, P., & McDonald, P. (1973). Cognitive activity and hypothesis formation during a double entendre word association test as a function of locus of control and field dependence. Canadian Journal of Behavioural Science/Revue canadienne des sciences du comportement, 5(2), 161–173. https://doi.org/10.1037/h0082341
Machin, M. A., & Sankey, K. S. (2008). Relationships between young drivers’ personality characteristics, risk perceptions, and driving behaviour. Accident Analysis & Prevention, 40(2), 541–547. https://doi.org/10.1016/j.aap.2007.08.010
McClure, J., Walkey, F., & Allen, M. (1999). When Earthquake Damage is Seen as Preventable: Attributions, Locus of Control and Attitudes to Risk. Applied Psychology, 48(2), 239–256. https://doi.org/10.1111/j.1464-0597.1999.tb00060.x
Megawati, Y. (2018). Peran Gaya Mengemudi Terhadap Perilaku Mengemudi Beresiko pada Pengendara Sepeda Motor di Kota Malang. Mediapsi, 4(2), 92–101. https://doi.org/10.21776/ub.mps.2018.004.02.5
Montag, I., & Comrey, A. L. (1987). Internality and Externality as Correlates of Involvement in Fatal Driving Accidents. Journal of Applied Psychology, 72(3), 339–343. https://doi.org/10.1037/0021-9010.72.3.339
Oehler, A., & Wedlich, F. (2018). The relationship of extraversion and neuroticism with risk attitude, risk perception, and return expectations. Journal of Neuroscience, Psychology, and Economics, 11(2), 63–92. https://doi.org/10.1037/npe0000088
Özkan, T., & Lajunen, T. (2005). Multidimensional Traffic Locus of Control Scale (T-LOC): factor structure and relationship to risky driving. Personality and Individual Differences, 38(3), 533–545. https://doi.org/10.1016/j.paid.2004.05.007
Rhodes, N., & Pivik, K. (2011). Age and gender differences in risky driving : The roles of positive affect and risk perception. Accident Analysis and Prevention, 43(3), 923–931. https://doi.org/10.1016/j.aap.2010.11.015
Rotter, J. B. (1990). Internal versus external control of reinforcement: A case history of a variable. American Psychologist, 45(4), 489–493. https://doi.org/10.1037/0003-066X.45.4.489
Triman, A., & Bagaskara, S. (2017). Peran Trait Kepribadian terhadap Perilaku Mengemudi Pengendara Bermotor di Jakarta. Journal Psikogenesis, 5(2), 150. https://doi.org/10.24854/jps.v5i2.503
Ulleberg, P., & Rundmo, T. (2003). Personality, attitudes and risk perception as predictors of risky driving behaviour among young drivers. Safety Science, 41(5), 427–443. https://doi.org/10.1016/s0925-7535(01)00077-7
Wallén Warner, H., Özkan, T., & Lajunen, T. (2009). Cross-cultural differences in drivers’ speed choice. Accident Analysis & Prevention, 41(4), 816–819. https://doi.org/10.1016/j.aap.2009.04.004
West, R., & Hall, J. (1997). The Role of Personality and Attitudes in Traffic Accident Risk. Applied Psychology, 46(3), 253–264. https://doi.org/10.1111/j.1464-0597.1997.tb01229.x
WHO. (2018). Global Status Report on Road Safety 2018. Switzerland: WHO.
You, X., Ji, M., & Han, H. (2013). The effects of risk perception and flight experience on airline pilots’ locus of control with regard to safety operation behaviors. Accident Analysis & Prevention, 57, 131–139. https://doi.org/10.1016/j.aap.2013.03.036