Analisis Perilaku Pengemudi Truk Serta Kontribusinya Pada Kecelakaan

Main Article Content

Budi Dwi Hartanto

Abstract

ABSTRAK

In Indonesia, the death rate due to road traffic accidents is still quite high, with some of these accidents involving trucks. Several studies stated that the main cause of traffic accidents is human error. Therefore, research related to the behavior of truck drivers and their contribution to accidents is necessary.

There are four variables used in this study, namely green driver (X1), multitasking driving (X2), aggressive driving (Y), and accidents (Z). Path analysis is used to describe the relationship and influence between variables.

The results of the analysis show that the green driver variable and the multitasking driving variable simultaneously have a direct effect on aggressive driving behavior, but the two variables have no direct effect on the level of accident risk. Green drivers and multitasking driving have an indirect effect on the level of accident risk through the level of aggressive driving behavior which functions as an intervening variable.


ABSTRAK

Di Indonesia tingkat kematian yang diakibatkan  kecelakaan lalu lintas jalan masih cukup tinggi, dimana sebagian dari kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan angkutan barang (truk). Beberapa penelitian menyebutkan bahwa penyebab utama terjadinya kecelakaan lalu lintas adalah human error. Oleh sebab maka penelitian terkait dengan perilaku pengemudi truk serta kontribusinya pada kecelakaaan perlu untuk dilakukan.

Terdapat empat variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu variabel usia muda serta minim pengalaman (X1), mengemudi dalam kondisi multitasking (X2), mengemudi secara agresif (Y), dan potensi terjadinya kecelakaan (Z). Untuk menggambarkan hubungan dan pengaruh antar variabel digunakan analisis jalur (path analysis).

Dari hasil analisis diketahui bahwa variabel usia muda serta minim pengalaman dan variabel mengemudi dalam kondisi multitasking secara simultan berpengaruh langsung terhadap perilaku mengemudi agresif, namun kedua variabel tidak berpengaruh langsung terhadap tingkat resiko kecelakaan. Usia muda serta minim pengalaman dan mengemudi dalam kondisi multitasking berpengaruh tidak langsung terhadap tingkat resiko kecelakaan melalui tingkat perilaku mengemudi agresif yang berfungsi sebagai variabel intervening


Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Ali Purnomo, 2010. “Hubungan Faktor Personal Dengan Tindakan Mengemudi Agresif Pada Pengemudi Truk Pengengkut Produk”.

Anas Tahir. 2006. Studi Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Surabaya. Universitas Tadulako : Jurnal Mektek. Volume 8 nomor 2.

Gay dan Diehl. 1992. Research Methods For Business and Management. MacMillan Publishing Company. New York.

Republik Indonesia. 2009. Undang-Undang No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan;

Sony Susmana. 2020. “Gaya Mengemudi Agresif Sumbang 55 persen Angka Kecelakaan”. //otomotif.bisnis.com (diakses tanggal 25 oktober 2020)

Syifa Awalia Rahma, dkk. 2017 “Perilaku Aman Berkendara Pengemudi Truk Tanki BBM”. Universitas Diponegoro : Jurnal Kesehatan Masyarakat, Volume 5 Nomor 5.

Tasca, L. 2000. “ A Review of The Literature on Aggressive Driving Research”. Paper at the Aggressive Driving Issue Conference. Ontario, Canada

Tjahjono Tri. 2011. Analisis Keselamatan Lalu Lintas Jalan. Bandung : Lubuk Agung.

Windy Pramita Sari, dkk. 2015. “Faktor Yang Mempengaruhi Potensi Kecelakaan Kerja Pada Pengemudi Truk”. Universitas Sumatera Utara : Jurnal Lingkungan dan Kesehatan Kerja, Volume 4 Nomor 1.

World Health Organization. 2018. “Global Status Report On Road Safety 2018”. Switzerland.