Analisis Pengaruh Biaya dan Waktu Tempuh Terhadap Aksesibililtas Angkutan Umum Menuju Stasiun KRL, LRT, dan BRT di Kota Bekasi
Main Article Content
Abstract
ABSTRACT
Bekasi City is a buffer city of the Capital City of DKI Jakarta, with a population of 2,873,484 inhabitant. KRL, LRT, and BRT were built to meet the needs of trips to the city of Jakarta to reduce congestion. In fact, many people didn’t use KRL, LRT, and BRT as means to go to Jakarta. Therefore it is necessary to anlyze the accessibility to the three stations. The method used in this study is the Accessibility Method with the Competition Measure. Each land use surrounded the Bus Rapid Transit station area, Jabodebek LRT station, and Commuter Train Station is identified. Each facility's capacity, the physical distance between zones, travel time based on mode, and travel costs are the considered variables. The results show that the worst accessibility value is on Thursday, with the worst accessibility value of 5.804 for centroid number 235. The total area with a good accessibility category is 89 km2, moderate is 117 km2, and bad is 89 Km2. From the multiple regression analysis, the modeling form Y = -0.731 + 0.006 X1 + 0.075 X2 + 0.03 X3 + 0.031 X4 is obtained. From the new accessibility results, the value obtained the results of the category of good accessibility from 89 Km2 become 86 km2, areas with moderate accessibility category increased from 117 Km2 to 132 km2, and areas with poor accessibility categories from 33 km2 to 19 km2.
Keywords: Accessibility; BRT Station; LRT Station; KRL Station; Public Transportation.
ABSTRAK
Kota Bekasi merupakan kota penyangga Ibukota DKI Jakarta dengan jumlah penduduk 2.873.484 jiwa, serta memiliki potensi pergerakan orang yang besar menuju wilayah DKI Jakarta. KRL, LRT, dan BRT di Kota Bekasi dibangun untuk memenuhi kebutuhan perjalanan menuju Kota Jakarta untuk mengurangi kemacetan. Pada kenyataannya, banyak orang tidak menggunakan sarana tersebut menuju ke Kota Jakarta. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui tingkat pelayanan angkutan umum menuju ketiga stasiun tersebut. Salah satu indikator tingkat pelayanan adalah aksesibilitas. Adapun metode yang digunakan didalam penelitian ini adalah pengukuran aksesibilitas dengan metode penghitungan Competition Measure, dimana pada masing masing kawasan stasiun Bus Rapid Transit, stasiun LRT Jabodebek, Stasiun Kereta Commuter akan dilakukan penghitungan kapasitas masing–masing fasilitas, jarak fisik antar zona, waktu tempuh perjalanan, biaya perjalanan. Penghitungan menghasilkan nilai aksesibilitas terburuk pada hari kamis dengan nilai aksesibilitas terburuk 5.804 pada centroid nomor 235, dengan luas wilayah kategori baik sebesar 89 Km2, sedang sebesar 117 Km2, dan buruk sebesar 89 Km2. Dari analisa regresi berganda didapatkan bentuk pemodelan Y = -0.731 + 0.006 X1 + 0.075 X2 + 0.03 X3 + 0.031 X4. Dari hasil nilai aksesibilitas baru didapatkan hasil kategori aksesibilitas baik sebesar 89 Km2 menjadi 86 Km2, wilayah dengan kategori aksesibilitas sedang dari 117 Km2 menjadi 132 Km2, dan wilayah dengan kategori aksesibilitas buruk dari 33 Km2 menjadi 19 Km2.
Kata Kunci: Aksesibilitas; Stasiun BRT; Stasiun LRT; Stasiun KRL; Pengangkutan Umum.Downloads
Article Details
Section
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
Â
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis dapat memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
Â

Jurnal Penelitian Transportasi Darat oleh Sekretariat Jurnal Penelitian Transportasi Darat Puslitbang Transportasi Jalan dan Perkeretaapian disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada //balitbanghub.dephub.go.id/ojs/index.php/jurnaldarat/index.