SKEMA PARK AND RIDE DI JAKARTA (PEMBELAJARAN DARI SINGAPURA)
Main Article Content
Abstract
ABSTRACT
Jakarta has complex problem about transportation. Uncontrolled increase the number of vehicle makes Jakarta really crowded and congestion at many roads. It is also caused by a lot of vehicle from buffer city namely Bogor, Depok, Tanggerang and Bekasi. The Government made regulation to solve this problem with restriction vehicle for example implementation scheme park and ride that was started 2007. Park and ride scheme is one of instruments Travel Demand Management (TDM) that succeeded in several countries such as in Europe, Canada and United State (US). Moreover, Singapore that has highest technology in transport in ASEAN has proven that park and ride can be relied. Singapore developed park and ride system from 1975 for supporting road price system. It is different happened in Jakarta, until now, the performance of facilities park and ride that government provided still not working well, can be seen user still ignored using park and ride facilities. This study, author trying to answer how the regulation about park and ride in Jakarta, furthermore, lesson learned from Singapore about how they developed park and ride systems although they also got a lot failed but they tried to integrate with the other transportation policy. This study used primer and secondary data that analyzed by literature review and descriptive analysis. A lot of thing has to be done to develop park and ride scheme in Jakarta. One of them is lack of coordination between local governments nearby Jakarta.
ABSTRAK
Jakarta memiliki permasalahan transportasi yang cukup rumit. Pertambahan jumlah kendaraan yang tidak terkendali membuat lalu lintas Kota Jakarta sangat padat dan mengalami kemacetan di berbagai titik. Hal ini juga ditambah banyaknya kendaraan yang bergerak dari kota-kota satelit di sekitar Jakarta seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Pemerintah membuat kebijakan untuk mengatasi permasalahan ini dengan sistem pembatasan kendaraan, seperti penerapan skema park and ride yang dimulai tahun 2007. Skema park and ride merupakan salah satu instrumen Travel Demand Management (TDM) yang telah terbukti berhasil di berbagai negara seperti di Eropa, Kanada, dan Amerika Serikat. Bahkan Singapura yang teknologi transportasinya paling baik di wilayah ASEAN telah membuktikan bahwa skema park and ride dapat diandalkan. Singapura mengembangkan sistem park and ride dari tahun 1975 untuk mendampingi sistem lainnya yaitu sistem road pricing. Lain halnya yang terjadi di Jakarta, sampai saat ini, tingkat keberhasilan dari fasilitas yang disediakan oleh pemerintah ini masih kurang, terlihat dengan peminat yang menggunakannya masih sedikit. Dalam penelitian ini, penulis mencoba melihat bagaimana kebijakan skema park and ride diterapkan di Jakarta. Selanjutnya, akan mengambil pembelajaran dari pengalaman Singapura mengembangkan sistem tersebut meskipun mereka mengalami banyak kegagalan tetapi mereka berusaha mengintegrasikan dengan kebijakan lain di bidang transportasi. Penelitian ini mengunakan data primer dan data sekunder yang akan dianalisis menggunakan literature review dan deskripsi analisis. Banyak hal yang harus dibenahi dalam pengembangan sistem park and ride di Jakarta. Salah satu yang sangat berpengaruh adalah kurangnya koordinasi antara pemerintah daerah yang berkontribusi terhadap kemacetan di area pusat Kota Jakarta.
Downloads
Article Details
Section
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
Â
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis dapat memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
Â

Jurnal Penelitian Transportasi Darat oleh Sekretariat Jurnal Penelitian Transportasi Darat Puslitbang Transportasi Jalan dan Perkeretaapian disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada //balitbanghub.dephub.go.id/ojs/index.php/jurnaldarat/index.
References
Ditjen Hubdat. Kemenhub. 2013. Usulan Masterplan Angkutan Massal Jabodetabek.
Ginn, S. 2009. Master Thesis: The Application of The Park and Ride and TOD Concepts to Develop a New Framework That Can Maximase Public Transport Patronage. Australia: School of Civil Engineering, Queensland University of Technology.
Konstantinos, K., Matthew, K., Zongzhi, L. 2010. Optimizing Pricing Policies in Park and Ride Facilities: A Model and Decision Support System with Application. Journal of Transportation Systems Engineering and Information Technology, Volume 10, Issue 5.
Land Transport Authority. Park and Ride. (Online). (//www.lta. gov.sg/content/ltaweb/en/roads-and-motoring/ transport-options-for-motorists/park and ride.html, diakses tanggal 1 April 2013).
Pemerintah Propinsi DKI Jakarta. 2012. Perda DKI Jakarta Nomor 1 Tahun 2012 tentang RTRW 2030. Jakarta.
Pemerintah Propinsi DKI Jakarta. 2012. Perda DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2012 tentang Perparkiran. Jakarta.
Rodriguez, J., Murtha, T. 2009. Strategy Paper: Travel Demand Management, Illinois: Chicago Metropolitan Agency Planning, Chicago.
Seik, F. T. 1997. Experiences from Singapore’s Park and Ride Scheme (1975-1996), Elsevier Science Ltd., HABITATITNL., Vol. 21, No. 4, pp 427 44"4.
Transit Link. Park & Ride (P&R) Scheme. (Online). (//www.transitlinks.com.sg, diakses tanggal 1 April 2013).
Unit Pengelolaan Perparkiran DKI Jakarta. Sosialisasi Park and Ride. (Online). (//uptparkirdishubdki. com/view_article.php?id=9, diakses tanggal 1 April 2013).