KAJIAN WAKTU HILANG (LOST TIME) PADA SIMPANG BERSINYAL (STUDI KASUS: SIMPANG JAKARTA DI KOTA TEGAL)

Main Article Content

Edi Purwanto
Iqbal Maulana

Abstract

Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kapasitas simpang bersinyal adalah waktu siklus (c), yang memiliki hubungan berbanding terbalik. Sedangkan waktu siklus ditentukan oleh beberapa variabel yaitu rasio arus (FRCrit) dan waktu yang hilang (Lost Time-LTI). Nilai waktu yang hilang di simpang berbanding lurus dengan besarnya waktu siklus. Ada hal yang menarik untuk dikajimengenai waktu yang hilang, yaitu bahwa pada kenyataannya, waktu yang hilang tidak hanya terdiri atas semua merah (allred) saja tetapi juga beberapa waktu pada saat awal hijau yaitu waktu yang diperlukan oleh para pengemudi untuk memulai pergerakan kendaraannya; dan sebagian waktu kuning dan semua merah bukan merupakan waktu yang hilang, karena sebagian pemakai jalan diIndonesia tetap berjalan melintasi simpang pada saat lampu kuning menyala. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan anatara waktu kehilangan awal maupun tambahan akhir pada simpang bersinyal antara berbagai jenis pengaturan sinyal (kondisi normal, dengan menggunakan yellow-red, dengan menggunakan countdown timer. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif, dengan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik uji beda One Way Anova dan uji beda one sample t test. Dengan bantuan software SPSS 16.0. Dengan membandingkan hasil analisis menurut Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) tahun 1997 yang menyebutkan bahwa waktu kehilangan awal dan tambahan akhir memiliki nilai yang sama yaitu sebesar 4,8 detik, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang siginfikan waktu kehilangan awal maupun tambahan akhir pada simpang bersinyal antara berbagai jenis pengaturan sinyal (kondisi normal, dengan menggunakan yellow-red, dengan menggunakan countdown timer) dengan hasil analisis menurut Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) tahun 1997.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Analysis. Seventh Reprint.

Bester, CJ dan Varndell PJ. 2002. The Effect of A Leading Green Phase on The Start-Up Lost Time of Opposing Vehicles. Departement of Civil Engineering, University of Stellenbosch Private Bag X1. Matieland 7602.

Departemen Pekerjaan Umum. 1997. Manual Kapasitas Jalan Indonesia. Jakarta.

Harinaldi. 2005. Prinsip-Prinsip Statistik Untuk Teknik dan Sains. Jakarta: Erlangga.

Khisty, C. Jotin dan Lall, B. Kent. 2003. Dasar-dasar Rekayasa Transportasi. Jakarta: Erlangga.

Nawari. 2010. Analisis Statistik dengan MS Excel 2007 dan SPSS17. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Nur Indah, Susanti Meilia. 2010. Statistika Deskriptif dan Induktif. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Raksuntorn Winai. 2012. The Effect of Countdown Signal on Intersection Capacity.

Salter, R.J. 1985. Highway Traffic Analysis and Design.

Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Tang Keshuang, Ono Takeshi, Tanaka Shinji dan Kuwahara Masao. 2011. Re-Examination of Lost Time Estimation and Intergreen Time Design for Right-Turn Trafficat Signalized Intersections in Japan. Institute of Industrial Science. Japan: The University of Tokyo.

Zang Cong, Ma Yongfeng dan Lu Jian. 2012. Study on Start-Up Lost Time of Traffic Signals with Countdown Display and the Driving Behavior at the End of Green Signal. School of Transportation. Cina: Southeast University.

----------.1996. The Use of Traffic Signals in Developing Cities. Overseas Road Note 13 by Transport Research Laboratory, Crowthrorne, Berkshire, United Kingdom.

-----------.2000. Evaluation of Traffic Signal Displays for Protected-Permitted Left Turn Control-Traffic Operation Studies Report-Working Paper4. Texas Transportation Institute dan Kittelson & Associates, Inc.

----------.2008. Traffic Signal Timing Manual. US Departement of Transportation. Prepare for The Federal Highway Administration by Kittelson & Associates, Inc.