KRITERIA REVITALISASI PENGAKTIFAN JALUR KERETA API REVITALIZATION CRITERIA OF THE RAILWAY LINE ACTIVATION
Main Article Content
Abstract
Perkembangan permintaan jasa transportasi kereta api berdampak terhadap pengadaan sarana dan prasarana serta faktor penunjang lainnya. Terkait hal tersebut perlu adanya revitalisasi dengan pengaktifan jalur kereta api untuk memenuhi pengadaan dimaksud. Maksud penelitian ini adalah untuk menyusun konsep kriteria revitalisasi pengaktifan jalur kereta api. Analisis dalam penelitian adalah analisis kualitatif deskriptif yang dikuantitatifkan melalui pendekatan Analytical Hierarchy Process (AHP). Diperoleh hasil kriteria revitalisasi pengaktifan jalur kereta api adalah prioritas pada pertimbangan teknis yaitu perolehan kembali lahan yang sudah banyak dikuasai masyarakat sebagai bangunan rumah dan fasilitas umum lainnya, serta pertimbangan non teknis berupa bangkitan perjalanan yang mendukung dalam rencana pengoperasian perlintasan jalur non aktif.
Downloads
Article Details
Section
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
Â
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis dapat memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
Â

Jurnal Penelitian Transportasi Darat oleh Sekretariat Jurnal Penelitian Transportasi Darat Puslitbang Transportasi Jalan dan Perkeretaapian disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada //balitbanghub.dephub.go.id/ojs/index.php/jurnaldarat/index.
References
Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan. 2009. Studi Pemilihan Moda Angkutan Baja di Pulau Jawa. Jakarta.
Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan. 2009. Studi Sinergi Antara Jaringan Kereta Api Perkotaan Dengan Properti Pemukiman di Pulau Jawa dan Sumatera. Jakarta.
Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan. 2010. Studi Penetapan Kriteria Transportasi Kereta Api. Jakarta.
Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan. 2010. Studi Pengembangan Statistik Konsumsi Energi Transportasi dan Lingkungan. Jakarta.
Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan. 2012. Pengkajian Optimalisasi Kereta Api Babaranjang di Sumatera Selatan. Jakarta.
Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan. 2012. Studi Revitalisasi Lintas Cabang Kereta Api di Pulau Jawa dan Sumatera. Jakarta.
Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan. 2013. Kondisi dan Permasalahan Jalur Kereta Api Non Operasi Dalam Rangka Rencana Revitalisasi Perkeretaapian di Indonesia, Jakarta.
Dimensi Teknik Sipil. 1999. Penggunaan Metode Analytic Hierarchy Process Dalam Menganalisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Moda ke Kampus. Volume 1, Nomor 1.
Saaty, Thomas L. 1994. Fundamentals of Decesion Making and Priority Theory with The Analytic Hierarchy Process. USA: RWS Publications.
Supriadi, Uned. 2008. Kapasitas Lintas dan Permasalahannya. Bandung.
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.
Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Kereta Api.
Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Kereta Api.