KESIAPAN PERUSAHAAN JASA ANGKUTAN LOGISTIK SEBAGAI BADAN USAHA ANGKUTAN MULTIMODA (STUDI KASUS DI DKI JAKARTA) READINESS OF LOGISTICS FREIGHT FORWARDING COMPANY AS MULTIMODAL TRANSPORT AGENCY (CASE STUDIES IN DKI JAKARTA)
Main Article Content
Abstract
Salah satu kebijakan yang baru diberlakukan sesuai dengan PP Nomor 8 Tahun 2011 tentang Angkutan Multimoda adalah semua kegiatan angkutan multimoda hanya dapat dilakukan oleh badan usaha angkutan multimoda. Menurut kebijakan tersebut, pemerintah memberikan waktu peralihan selama 3(tiga) tahun sejak diberlakukan agar semua perusahaan jasa angkutan logistik dapat beralih sebagai badan usaha angkutan multimoda. Sampai saat ini kebijakan tersebut sudah berjalan selama hampir dua tahun, bagaimanakah tingkat kesiapan perusahaan jasa angkutan logistik untuk beralih sebagai badan usaha angkutan multimoda, inilah yang akan dijawab pada penelitian ini. Metode pengumpulan data menggunakan teknik survei (angket) dan penentuan indikator dan tolok ukur mengadaptasi teori Patton dan Sawicki yaitu “administrative operability” serta variabel penilaian mengacu pada PP Nomor 8 Tahun 2011 tentang Angkutan Multimoda, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tingkat kesiapan perusahaan jasa angkutan logistik di DKI Jakarta sebagai badan usaha angkutan multimoda adalah sebesar 86,5%. Hasil analisis juga menunjukkan semakin besar suatu perusahaan maka semakin besar pula kemampuan perusahaan memenuhi variabel penilaian tingkat kesiapan.
Downloads
Article Details
Section
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
Â
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis dapat memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.
Â

Jurnal Penelitian Transportasi Darat oleh Sekretariat Jurnal Penelitian Transportasi Darat Puslitbang Transportasi Jalan dan Perkeretaapian disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada //balitbanghub.dephub.go.id/ojs/index.php/jurnaldarat/index.
References
Ayudini, Andara Rainy. 2009. Evaluasi Tingkat Kesiapan Masing-Masing Pemerintah Provinsi, Kabupaten, dan Kota di Kawasan Jabodetabekpunjur Dalam Pelaksanaan Pengendalian Banjir Menurut Perpres Nomor 54 Tahun 2008. Tugas Akhir. Bandung: Institut Teknologi Bandung.
Juniar, Tiurma. 2011. Evaluasi Tingkat Kesiapan Pemerintah DKI Jakarta dalam Penerapan Kebijakan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca. Tugas Akhir. Institut Teknologi Bandung: Bandung.
Muljo, Sulistijo Sidarto. 2001. Analisa Kesiapan Perusahaan Konsultan Teknik Dalam Menuju Profesional Liability dan Profesional Indemnity untuk Menghadapi Persaingan Global. Tesis. Jakarta: Universitas Indonesia.
Patton, Carl and David S. Sawicki. 1996. Basic Methods of Policy Analysis and Planning. New Jersey: Prentice-Hall.
Puslitbang SDPPI. 2012. Kesiapan Operator Seluler Dalam Mengimplementasikan Teknologi Long Term Evolution (LTE). Kajian Mandiri/ Perorangan. Puslitbang SDPPI.
Ramadhany, Amalia Nur. 2006. Evaluasi Tingkat Kesiapan Pemerintah Kota Bandung Menerapkan E-Government untuk Pelayanan Publik. Tugas Akhir. Bandung: Institut Teknologi Bandung.
Silitonga, Parlagutan. 2013. Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia) dalam bidang Freight Forwarding bagi anggota GAFEKSI (INFA). INFA Institute (Yayasan Gafeksi). Diunduh dari //infa.or.id/?ForceFlash=true#/menu/pendidikan-dan-latihan.html, diakses 4 September 2013.
Tamin, Ofyar Z. 1997. Perencanaan dan Pemodelan Transportasi. Bandung: Penerbit ITB.
Konsep RPP Multimoda. 2009. Badan Litbang Perhubungan. Puslitbang Manajemen Transportasi Multimoda.
Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2011 tentang Angkutan Multimoda. Biro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri. Kementerian Perhubungan.