EVALUASI KEBUTUHAN RAMBU LALU LINTAS PADA RUAS JALAN PERBATASAN ANTARA KABUPATEN BANTUL-GADING DI GUNUNGKIDUL, YOGYAKARTA

Main Article Content

Setio Boedi Arianto
Dwi Heriwibowo

Abstract

ABSTRACT

The purpose of this research is to find out the number of road traffic facilities requirement as monitoring devices toward the implementation of management and traffic engineering in order to support safety road. The analytical method used are Descriptive Qualitative and Quantitative analysis. The conclusions of this study are the characteristics of road geometric in Gunungkidul Regency on the road border crossing between Bantul Regency and Gading Regency mostly are uphill and downhill road combined with curves roadside segmented which are indicates accidents-prone areas. Therefore it is required some of traffic signs for this segment about 128 units which are consisting of order signs 2 units, instruction signs 13 units, warning signs 108 units, and prohibition signs 5 units. Currently the number of traffic signs installed are 76 units consisting of order signs 2 units, signs instruction 4 units, warning signs 67 units, and prohibition signs 3 units, for this there are a shortage of traffic signs for 52 units consisting of signs instruction 9 units, warning signs 41 units, and prohibition signs 2 units.

ABSTRAK

Tujuan melakukan penelitian adalah untuk mengetahui jumlah kebutuhan perlengkapan jalan sebagai alat pengawasan terhadap pelaksanaan manajemen dan rekayasa lalu lintas dalam rangka keselamatan jalan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kondisi geometri jalan di Kabupaten Gunungkidul pada ruas jalan batas Kabupaten Bantul-Gading, yaitu berupa tanjakan dan turunan serta tikungan tajam dan segmen jalan ini merupakan daerah rawan kecelakaan. Karenanya dibutuhkan rambu-rambu lalu lintas pada segmen jalan ini sebanyak 128 unit terdiri atas rambu perintah 2 unit, rambu petunjuk 13 unit, rambu peringatan 108 unit, dan rambu larangan 5 unit. Untuk saat ini jumlah rambu lalu lintas terpasang adalah 76 unit yang terdiri atas rambu perintah 2 unit, rambu petunjuk 4 unit, rambu peringatan 67 unit, dan rambu larangan 3 unit, sehingga terdapat kekurangan jumlah rambu 52 unit yang terdiri atas rambu petunjuk 9 unit, rambu peringatan 41 unit, dan rambu larangan 2 unit.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Basrowi, Sukidin. 2002. Metode Penelitian Kualitatif Perspektif Mikro. Surabaya: Insan Cendikia.

Danim, Sudarwan. 2002. Menjadi Peneliti Kualitatif. Bandung: Pustaka Setia.

Departemen Pekerjaan Umum. 1997. Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Jakarta: Direktorat Jendral Bina Marga.

Mardalis. 2002. Metode Penelitian: Suatu Pendekatan Proposal. Jakarta: Bumi Aksara.

Moleong, Lexy J. 2007. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nasution, S. 2003. Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Tarsito.

STTD. 2013. Studi SID Fasilitas Perlengkapan Jalan Nasional di Provinsi Sumatera Selatan dan Bangka Belitung. Draft Laporan Akhir. Bekasi.

Sugiyono. 2004. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta. Sugiyono. 2012. Memahami Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.

Sukirman, Silvia. 1994. Dasar-Dasar Perencanaan Geometrik Jalan. Bandung: Nova.

Sukmadinata, Nana Syaodih. 2006. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Pemerintah Republik Indonesia. 2009. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Jakarta.

Kementerian Pekerjaan Umum. 2009. Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 631/KPTS/M/2009 tentang Penetapan Ruas-ruas Jalan Menurut Statusnya Sebagai Jalan Nasional. Jakarta.

Kementerian Perhubungan. 2014. Keputusan Menteri Perhubungan Nomor: PM. 13 Tahun 2014 tentang Rambu Lalu Lintas. Jakarta.

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. 2011. Peraturan Daerah Kabupaten Gunungkidul Nomor 6 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Gunungkidul Tahun 2010-2030. Gunungkidul.